Showing posts with label self-quotation. Show all posts
Showing posts with label self-quotation. Show all posts

Tuesday, September 20, 2011

Eling lan Waspada

Beberapa cerita dan kejadian selama beberapa hari ini berhasil membuat saya kaget, terharu, dan berempati. Banyak pelajaran yang bisa dipetik, di antaranya: 
1) Semoga dalam perjalanan ke depan, saya tidak akan bertindak melampaui batas, dan di luar jalur, yang bisa menyakiti diri sendiri, apalagi orang lain.
2) Kita selalu dianjurkan untuk menghormati orang lain. Namun seringkali kita lupa bahwa sangat penting untuk menghormati diri sendiri; hak kita, harga diri kita, dan kehormatan diri itu sendiri.
3) Tidak semua hal membutuhkan penjelasan. Hanya waktu yang bergulir yang akan menjawabnya di saat yang tepat. Dan pada akhirnya, kita akan ‘menertawakan’ diri sendiri dan lingkungan kita, terutama untuk noktah yang terukir. Bukan untuk menyesali, tetapi untuk menghibur diri. Itu tandanya, kita telah tumbuh berbesar hati.
4) Mudah sulitnya hidup merupakan pilihan kita sendiri. Kita yang seringkali mempersulit, padahal kadang hanya butuh menjadi sederhana untuk menjadi mudah. 
Semoga kita tergolong orang beruntung.  
Sak beja-bejane wong, isih luweh beja wong sing eling lan waspada.#jaman uedyan#
Waspadalah, waspadalah! Itu pesan Bang Napi.

Tuesday, May 24, 2011

writing helps

writing does help. to express what's inside when we are are not sure if others would care. it's also like cassette or play-list when we can re-play it every time we need to recall old memories. writing is just so helpful to release what feels heavy or not-right. i believed that our voices deserved to be heard. and through writing, all can be such a good yet patient listener.

Thursday, May 13, 2010

Manusia Sempurna

Manusia, unik.
Dikatakan sempurna karena ketidaksempurnaan ada.
Meletakkan ambiguitas pada sikap yang ambivalen.
Karena itulah komunikasi penting dan interaksi dihargai.

Jangan merasa nyaman dengan kelebihan dan jangan sombong dengan kekuatan. Tapi bersyukurlah karena kelemahan Anda bisa diterima. Berdoalah agar kelemahan menjadi teman baik, yang tidak melemahkan tetapi menguatkan karena adanya penerimaan dan penghargaan, pada sebuah keniscayaan:
Karena manusia sempurna, karena ketidaksempurnaan yang ada.

Salam, _Kf_